Page 1 (data 1 to 30 of 45) | Displayed ini 30 data/page
Corresponding Author
Jusuf Kuleh
Institutions
Institut Teknologi Kreatif Bina Nusantara Malang & Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman
Abstract
Usaha Mikro dan Kecil mulai menyadari bahwa pemasaran dengan pendekatan konsep entrepreneurial marketing sangat diperlukan dan terbukti banyak penelitian menunjukkan bahwa dimensi entrepreneurial marketing mampu meningkatkan kinerja usaha perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi entrepreneurial marketing terhadap kinerja usaha pada usaha mikro dan kecil di Indonesia. Penelitian seperti ini belum pernah dilakukan pada usaha mikro dan kecil sehingga hasil-hasil penelitian sebelumnya belum bisa di implementasikan pada usaha mikro dan kecil. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan riset fenomenologi, sampel diambil dari beberapa wilayah di Indonesia. Data yang digunakan adalah data primer, dikumpulkan dari hasil wawancara mendalam, kuesioner dan studi literature. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi inovasi sebagai salah satu dimensi entrepreneurial marketing di implementasikan dalam bentuk investasi teknologi. Teknologi berupa sarana produksi baru dan pemanfaatan teknologi informasi, diyakini mampu mendukung terciptanya produk baru dan meningkatkan kinerja usaha. Hasil penelitian ini bisa digunakan oleh pemerintah atau pihak lain dalam program pemberdayaan usaha mikro dan kecil, untuk berani berinvestasi sehingga mampu meningkatkan kinerja usahanya dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Keywords
entrepreneurial marketing, investasi, gedung, teknologi, kinerja usaha, usaha mikro kecil
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Fenty Fauziah
Institutions
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Abstract
Era digitalisasi ini mendorong tumbuhnya pelaku UMKM . Besarnya jumlah pelaku UMKM digital tidak diimbangi dengan kemampuan memahami dan melakukan pencatatan dan menyusun laporan keuangan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis sejauhmana pelaku UMKM digital melakukan penerapan akuntansi berupa pencatatan dan pelaporan keuangannya. Responden dari penelitian ini adalah pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas sahabat UMKM yang berada di wilayah Samarinda, menggunakan sarana digital dalam melakukan pemasaran dan penjualan produknya. Teknik anlisis data kualitatif dilakukan dengan mengumpulkan, menyortir dan menganalisis data, dan terakhir adalah menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini adalah pelaku UMKM digital umumnya belum mengetahui, memahami serta belum mampu membuat catatan akuntansi dan menyusun laporan keuangan secara tepat, mereka masih belum memahami bahwa laporan keuangan dapat berfungsi untuk mengembangkan usahanya melalui pinjaman dana dari bank, selain itu berguna juga untuk pelaporan perpajakannya. Pelaku UMKM digital mempunyai keinginan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan keuangannya mereka perlu pendampingan dan sesuai dengan era digitalisasi, mereka dapat melakukan penerapan akuntansi melalui aplikasi digital.
Keywords
Peran akuntansi, laporan keuangan digital, UMKM Digital
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Syarifuddin Sulaiman
Institutions
Universitas Muhammadiyah Makassar
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengaruh manajemen pengetahuan dan orientasi kewirausahaan terhadap daya saing dan kinerja UKM. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menekankan pada analisa antara variabel. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar, dengan asumsi memiliki jumlah UKM terbesar di Sulawesi Selatan. Data primer berupa kuesioner yang diberikan kepada unit analisis, sedangkan data sekunder berupa laporan UKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar. Populasi penelitian adalah seluruh UKM di Kota Makassar yang memiliki izin. Pengambilan sampel dengan metode sampel acak secara proporsional untuk masing-masing sub sektor UKM sektor (meubel dan kayu; makanan dan minuman; logam dan perak; tekstil dan konveksi). Teknik analisis yang digunakan yaitu path analysis untuk menguji tingkat antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel manajemen pengetahuan tidak berpengaruh terhadap daya saing. Orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap daya saing dan kinerja UKM. Manajemen pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UKM. Rendahnya penerapan manajemen pengetahuan di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah menjadi kelemahan UKM serta penyebab rendahnya daya saing
Keywords
manajemen pengetahuan, orientasi kewirausahaan, daya saing, dan kinerja UKM
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Maisaroh Maisaroh
Institutions
Fakultas Ekonomi Universitas ISlam Indonesia
Abstract
Menumbuhkan minat wirausaha di kalangan mahasiswa bukan satu hal yang mudah. Banyak faktor yang mempengaruhi intensi wirausaha mahasiswa, baik faktor internal maupun eksternal. Begitu pula sudah banyak ahli yang mencoba melakukan studi empiris terkait faktor-faktor yang mempengaruhi intensi kewirausahaan seseorang. Penelitian ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensi kewirausahaan mahasiswa D3 Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Intensi berwirausaha didefinisikan sebagai keinginan atau motivasi seseorang untuk merealisasikan rencana yang dibuat secara sadar dalam mendirikan sebuah bisnis/usaha mandiri. Dengan menggunakan sampel mahasiswa D3 Ekonomi yang sedang mengambil mata kuliah kewirausahaan, peneliti mencoba menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensi kewirausahaan mahasiswa yang meliputi faktor demografi, faktor kepribadian (self efficacy, motivasi berprestasi, tingkat kesiapan diri), faktor pendidikan kewirausahaan (materi kuliah, metode pembelajaran, praktek kewirausahaan, kreatifitas pengajar), dan faktor kontekstual (dukungan akademik, dukungan sosial, dukungan lingkungan bisnis). Proses analisis data menggunakan uji beda independent sample t-test dan regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 17. Hasil uji beda independent sample t-test variabel demografi terhadap variabel intensi kewirausahaan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan intensi kewirausahaan mahasiswa yang signifikan jika dilihat dari faktor asal prodi dan faktor mata kuliah yang diambil mahasiswa, dimana mahasiswa dari D3 Manajemen memiliki rata-rata intensi kewirausahaan yang berbeda dengan mahasiswa D3 Akuntasi. Begitu juga untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah kewirausahaan syariah memiliki rata-rata intensi kewirausahaan yang berbeda dengan mahasiswa yang mengambil mata kuliah praktek kewirausahaan. Sementara, disisi yang lainfaktor jenis kelamin, daerah asal, dan pekerjaan orang tua tidak terbukti memiliki perbedaan intensi kewirausahaan. Perhitungan regresi berganda menghasilkan persamaan regresi Y = 6,913 + 0,35X1 + 0,041X2 + 0,330X3. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa secara parsial hanya variabel kontektual yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan, sementara variabel kepribadian dan variabel pendidikan kewirausahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensi kewirausahaan mahasiswa. Akan tetapi dari uji pengaruh simultan dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan mahasiswa. Koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 26,3 % dapat diartikan bahwa ketiga variabel independen memberikan pengaruh terhadap variabel dependen sebanyak 26,3% sementara pengaruh sisanya 73,7% diberikan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Keywords
Intensi kewirausahaan, variabel kontektual, variabel demografi, variabel kepribadian, variabel pendidikan kewirausahaan
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Immas Nurhayati
Institutions
Universitas Ibn Khaldun Bogor
Abstract
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan kuliner khas daerah yang memiliki cita rasa yang tinggi adalah dengan menjaga eksistensi dan mengembangkannya. Tujuan utama penelitian ini adalah menyusun strategi pengembangan kue tradisional Jipang melalui analisis situasi dengan mempertimbangkan kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan yang dihadapi menggunakan metode Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), Internal dan Eksternal (IE), Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) dan matriks SPACE. Hasil analisis menggunakan metode Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), Internal dan Eksternal (IE), SWOT dan matriks SPACE memberikan rekomendasi perlunya disusun suatu strategi agresif seperti strategi penciptaan branding yang kuat, menerapkan sistem manajemen pengelolaan dan pengembangan yang solid, dan membuat packaging yang menarik
Keywords
Kue Jipang; Strategi Agresif; Analisis SWOT
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Robiansyah Robiansyah
Institutions
Universitas Mulawarman
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pengajaran kewirausahaan terhadap niat wirausaha gaya hidup dengan efikasi diri wirausaha sebagai pemediasi. Responden dalam penelitian adalah mahasiswa jurusan manajemen yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan sebanyak 126 orang yang diambil melalui teknik sampling acak berstrata. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda dan uji efek mediasi. Hasil riset menunjukkan bahwa kualitas pengajaran kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh positif terhadap niat wirausaha gaya hidup. Uji mediasi menunjukkan bahwa efikasi diri wirausaha berperan signifikan sebagai pemediasi penuh.
Keywords
kualitas pengajaran kewirausahaan, efikasi diri wirausaha, dan niat wirausaha gaya hidupkualitas pengajaran kewirausahaan, efikasi diri wirausaha, dan niat wirausaha gaya hidup
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ginta Ginting
Institutions
Universitas Terbuka
Abstract
The development of e-commerce has posed given challenges and opportunities to for women entrepreneurs who deal with e-commerce business, especially those in for Small Medium Scale companies. It is important to drive women entrepreneurs for economic development because it improves increases competitiveness, increases the number of women in labour force (social equality), encourages innovation and widens increases market coverage. This study aims to evaluate the success of e-commerce business managed by women entrepreneurs by offering experience aspect to consumers through the model of co-creation experience (antecedent and consequence). The study employs design of this study is verification and descriptive design. It involved The number of respondents participating was 321 participants people who bought online products produced by SMEs in market places (BukaLapak.com and Tokopedia.com). By utilizing SEM-Lisrel, the model of this study proves that the level of technologization and the level of connectivity have a strong effect on co-creation experience that can encourage the degree of co-creation and satisfaction as well as behavioral intention. For further research, women entrepreneurs who run e-commerce business must consider how far customer readiness can become an obstacle that can affect intention to repurchase through co-creation which in this study has insignificant effect.
Keywords
Co-creation experience, Degree of co-creation, Satisfaction, behavioral intention, e-commerce
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Eko Suhartanto
Institutions
Universitas Prasetiya Mulya
Abstract
The fact that only around 30% of family businesses are successfully passed to the offspring emphasizes the importance of research on succession. Regarding previous researches have demonstrated the positive relationship between intention and commitment, understanding the antecedents of offspring-s commitment on family business succession is crucial. This research aims to investigate the influence of offspring-s self-efficacy, subjective norms toward family business, parents- emotional support and the family business performance to the offspring-s commitment on family business succession. Surveying 354 Indonesian millennial who have family business background, this research statistically tested the hypotheses using structural equation modelling. When all independent variables are positively related to offspring-s commitment, the results demonstrate the dominance influence of parents- support. These findings emphasize the importance of parents- behavior toward the offspring daily life. Importantly, sharing experiences and excitement of doing family business jobs maybe more influencing than luring offspring with family business financial matters.
Keywords
Family Business, Succession Intention, Commitment toward Family Business, Parents- Emotional Support
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Pribanus Wantara
Institutions
Universitas Trunojoyo Madura
Abstract
Entrepreneurship plays a dominant role in moving the wheels of the economy both locally, regionally and globally. Dynamic entrepreneurs who are committed to success are proven to influence economic growth and prosperity. Entrepreneurs who have the spirit of leadership and entrepreneurial spirit will lead the economic revolution towards a better standard of living. In the midst of the globalization of the world community, the values of entrepreneurship, such as creativity, innovation, moderate risk, tenacious and responsible, optimistic, should always be instilled in the younger generation, especially through Entrepreneurship Education, so that the spirit of the younger generation can be more competitive in the face of Competition in the globalization era. The role of Education of entrepreneurship is needed to prepare the spirit of the young generation to become active players in supporting the Indonesian economy towards positive change.
Keywords
Entrepreneurship, Value, Entrepreneurship Education
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Dimas Wibisono
Institutions
UNIVERSITAS ALMA ATA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model bisnis dari Platform Media Sosial Plesiran Explore Kulon Progo. Fenomena selfie dan video pada saat ini menjadi trend di semua kalangan. Fenomena inilah yang menjadi peluang besar para traveler yang menyukai selfie dan video di tempat objek wisata. Peluang bisnis media Sosial Plesiran Explore Kulon Progo ini mampu menjadi model bisnis Platform. Plesiran Explore Kulon Progo adalah akun Instagram yang mewadahi tempat-tempat wisata yang ada di Kulon Progo. Explore Kulon Progo bekerja sama menawarkan pemasangan iklan terhadap tour dan traveler dan pengelola objek wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Objek studi kasus dalam penelitian ini adalah Media Sosial Plesiran Explore Kulon Progo. Data primer didapatkan melalui wawancara mendalam. Cara termudah untuk mengetahui model bisnis adalah dengan menggunakan kanvas model bisnis. Penggunaan kanvas bisnis model akan memudahkan untuk merumuskan model bisnis platform media sosial plesiran explore Kulon Progo. Jasa pemasangan iklan yang ditawarkan mengambil foto dan video pada objek wisata yang terbaik. Durasi pemasangan iklan cukup lama, partner bisnis yang ingin mengiklankan tempat wisata, kuliner dan lainnya direspon cepat. Pengikut media sosial akun instagram explore kulon progo sebanyak 68 ribu. Explore Kulon progo merupakan wadah mempermudah bagi para traveler dan memperkenalkan keindahan alam yang dimiliki oleh Kulon Progo.
Keywords
Kanvas Model Bisnis, Platform, Plesiran Explore Kulon Progo
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Kania Ratnasari
Institutions
Universitas Sahid, Jakarta
kania.ratnasari[at]yahoo.com
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pelaku usaha makanan di Pulau Bangka Belitung dan untuk mengetahui karakteristik pelaku usaha makanan di Pulau Bangka Belitung. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik individu para pelaku usaha di pulau Bangka Belitung. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sample. Teknik ini cocok digunakan untuk penelitian tentang karakteristik wirausaha, dengan sampel sumber datanya adalah para pelaku usaha makanan di pulau Bangka Belitung berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel karakteristik wirausaha yang terdiri dari Rasa tanggung jawab, Memilih resiko yang moderat, Percaya diri terhadap kemampuan sendiri, Menghendaki umpan balik segera, Semangat dan kerja keras, Berorientasi ke masa depan, Keterampilan berorganisasi untuk menciptakan nilai tambah dan Menghargai prestasi. Adapun hasil pembahasannya yaitu para pelaku usaha memiliki usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama usaha, jumlah karyawan, bidang usaha, asal konsumen dan alasan berwirausaha yang berbeda-beda dan cukup bervariasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik wirausaha para pelaku usaha makanan di Pulau Bangka Belitung sudah baik dengan nilai sebesar 4,37. Adapun indikator karakteristik berwirausaha dengan nilai tertinggi yaitu sebesar 4,54 mengenai Semangat & Kerja keras sedangkan indikator terendah yaitu Berorientasi ke masa depan dengan nilai sebesar 4,17
Keywords
Karakteristik wirausaha, Kewirausahaan, Pulau Bangka Belitung, UKM
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Burhanuddin -
Institutions
Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman
Abstract
Seperti dipahami, kajian tentang pembangunan (ekonomi) selama ini didominasi oleh pandangan yang sangat materialistik sehingga proses dan tujuan pembangunan amat reduksionis (Yustika dan Andrianto, 2008:6). Sistem ekonomi yang cenderung materialistik tersebut menimbulkan ketimpangan pendapatan dan ketidakmerataan kesejahteraan. Kasus ketimpangan pendapatan juga masih terus terjadi di Indonesia, data BPS mencatat terjadinya peningkatan angka koefisien gini di seluruh provinsi pada tahun 2009 dan tahun 2010. Angka koefisien gini Indonesia sendiri menurut BPS memburuk dari 0,37 pada 2009 menjadi 0,38 pada 2010. Islam sebagai rahmatan lil alamin sebenarnya telah menyediakan instrumen dalam menangani masalah ekonomi manusia. Zakat sebagai salah satu kewajiban umat Islam dapat berperan dalam penangan masalah kesejahteraan dan ketimpangan pendapatan. PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) dalam rilis hasil surveinya mengatakan potensi dana zakat di Indonesia, yang populasinya sekitar 87 persen muslim, sangat besar hingga mencapai 9,09 triliun rupiah pada 2007. Namun pada kenyataannya Indonesia belum mampu mengoptimalkan potensi zakat bagi kesejahteraan umat. Pengelolaan zakat yang menempatkan kejujuran dan amanah sebagai asas utama pelaksanaanya menimbulkan kekhawatiran di kalangan para muzakki. Kepercayaan muzakki kepada lembaga amil zakat masih rendah yang mana terdapat indikasi kekhawatiran dari masyarakat bahwa zakat yang diserahkan tidak sampai kepada yang berhak menerimanya (Mustahik) (Herdianto, 2011:114). Selain masalah kepercayaan, jumlah cabang yang terbatas dari (LAZ) baik pemerintah dan non pemerintah membuat pengumulan dan penyaluran zakat belum maksimal. Penduduk miskin yang umumnya terdapat di pedesaan kurang mendapatkan akses untuk menerima zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) dari LAZ Dalam tulisan ini penulis bermaksud menggabungkan potensi zakat, infak dan shadaqah (ZIS) dengan potensi pengelolaan berbasis masjid. Potensi ZIS yang sangat besar meningat Indonesia dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia akan teroptimalisasi dengan menjadikan masjid sebagai center of excellence bagi pengembangan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Pengelolaan dana ZIS oleh pengurus dan remaja masjid diyakini dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat miskin (mustahik) yang terdapat dipelosk-pelosok desa. Bagi muzakki sendiri, dana zakat yang mereka setorkan akan dapat langsung dilihat dan dirasakan manfaatnya. Selain pengelolaan yang melibatkan secara aktif pemuda dan remaja masjid dengan tujuan edukasi bagi generasi muda. Alur dana dari muzakki sampai kepada mustahik dapat diperoleh melalui pengumuman di masjid dan dapat dilihat rinciannya di papan pengumuman masjid.
Keywords
manajemen zakat kesejahteraan
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
DIAN WAHYUNINGSIH
Institutions
UNIVERSITAS LANGLANG BUANA BANDUNG
Abstract
Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif dengan jenis penelitiannya studi kasus/case study. Dipilihnya jenis penelitian ini karena berawal dari hasil temuan observasi selama ada dilokasi dan melakukan pemilihan berdasarkan temuan potensi yang bisa diuraikan ke dalam sebuah penelitian. Potensi yang bisa diungkap dan menjadi gejala secara umum dimasyarakat desa ini adalah mengenai pengelolaan sampah yang belum mampu di tangani oleh pemerintah desa setempat. Pasca dilakukannya kunjungan ke berbagai dusun yang ada di wilayah ini, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi literatur yang ada maka diperoleh gambaran secara keseluruhan bahwa perlu diadakan kegiatan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah mengenai potensi pengelolaan sampah ini. Model pemberdayaan dilakukan dengan mengoptimalkan potensi kader dalam pengelolaan sampah untuk dijadikan sebagai awal pemecahan masalah yang ada secara umum. Hasil akhir dalam pembahasan penelitian ini adalah memberikan perubahan bagi masyarakat terutama para penggiat lingkungan di wilayah ini terlebih pada peningkatan pengetahuan dan perekonomian mereka sendiri. Prinsip pelatihan pengelolaan sampah dengan menggunakan pola 3R (reuse, reduce ,recycle)akan memberikan pengalaman yang baru kepada mereka yang dipilih untuk konsisten menjalankan hasil dari pelaksanaan pemberdayaan(empowerment)ini
Keywords
model pemberdayaan, penerapan pelatihan, prinsip 3R
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Tika Widiastuti
Institutions
a) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga
Jalan Airlangga 4-6, Surabaya 60115, Indonesia
*tika.widiastuti[at]feb.unair.ac.id
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan di pesantren Hidayatullah di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan qualitative dengan metode studi kasus , sedangkan teknik analisis data yang dilakukan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menamuka bahwa Hidayatullah sebagai lembaga pendidikan Islam memainkan peran tidak hanya sebagai lembaga pendidikan Islam tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ini juga meningkatkan kemandirian ekonomi dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan administrator dan mahasiswa . Model pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan yang ada di Hidayatullah dapat ditiru di lembaga serupa. Penelitian ini adalah studi perintis mengenai model pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan di Hidayatullah sebagai lembaga pesantren dan organisasi keagamaan Islam terkemuka di Jawa Timur.
Keywords
Model; Pemberdayaan; Kewirausahaan; Pesantren
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Margaretha Ardhanari
Institutions
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Abstract
Pembangunan daerah, yang merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, lebih ditujukan pada urusan peningkatan kualitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang optimal, perluasan tenaga kerja, dan peningkatan taraf hidup masyarakat, demi terwujudnya kemandirian yang bermuara pada kesejahteraan. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah dengan menggunakan model pemberdayaan. Artikulasi konsep tersebut dalam konteks masyarakat adat, yang masih banyak dijumpai di Indonesia, mengasumsikan adanya sebuah model yang efektif dan siap untuk diimplementasikan. Kajian ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut (model pemberdayaan masyarakat adat yang efektif) yang semua hasilnya dirumuskan berdasar pada pengalaman keterlibatan peneliti dengan menggunakan pendekatan kualitatif model fenomenologi. Partisipan penelitian ditentukan dengan menetapkan kriteria-kriteria tertentu (purposive) di mana mereka adalah perangkat desa, pemimpin uma (sikebukat), kepala suku serta masyarakat adat. Data diperoleh melalui proses wawancara mendalam (depth interview) dan observasi terstruktur yang kemudian diolah dengan menggunakan analisis tematik (thematic analysis), model induktif setelah melalui proses validasi komunikatif dan argumentatif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa upaya untuk memberdayakan masyarakat adat (khususnya masyarakat Mentawai) diwujudkan melalui sistem kekerabatan lokal (muntoghat) yang disebut juga dengan “uma”. Karena banyaknya muntoghat yang ada, upaya pemberdayaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menggunakan sistem kekerabatan lokal yang lebih luas yang disebut dengan istilah “antar-uma”. Di dalam “uma” dan “antar-uma” ini, para pastisipan diberdayakan baik secara psikologis, social, maupun ekonomis (psikososioekonomis). Proses tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelembagaan sosial (terutama secara yuridis) dan pembangunan jejaring yang melibatkan pelaku bisnis, pemerintah, akademisi dan juga lembaga independen lain, di mana melalui pihak-pihak tersebut peningkatan kapasitas/kompetensi beserta dengan ketersediaan modal dapat diakses.
Keywords
model penguatan psikososioekonomi, pemberdayaan, masyarakat adat, fenomenologi
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ernani Hadiyati
Institutions
Universitas Gajayana Malang
Abstract
Abstrak Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan komponen penting yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian suatu negara. Pemerintah dalam pemberdayaan UKM melalui program kewirausahaan memiliki peranan dalam mendukung mencapai target kinerja usahanya. Orientasi kewirausahaan menekankan pada komponen : kreatif, inovasi, proaktif, memanfaatkan peluang dan penanggungan resiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang budaya kewirausahaan yang berdampak terhadap kinerja usaha. Lokasi penelitian UKM konveksi di Propinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis fenomenologi. Sampel untuk sumber data menggunakan teknik bola salju (snow ball sampling). Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam (indept interview) dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kreatifitas dengan meniru (creativity imitation), inovasi berbasis IT, proaktif, memanfaatkan peluang dan penanggungan resiko yang berdampak pada kinerja usaha meliputi: pertumbuhan penjualan, pertumbuhan profit dan peningkatan jumlah aset yang dimiliki. Hasil penelitian memberikan kontribusi untuk pemerintah, pengusaha UKM dan akademisi.
Keywords
orientasi kewirausahaan, kinerja usaha dan UKM
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ifah Rofiqoh
Institutions
Universitas Teknologi Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan faktor psikologis terhadap intensi berwirausaha. Dalam penelitian ini pendidikan yang di maksud adalah pendidikan formal di Perguruan Tinggi dan pendidikan tidak formal dari keluarga. Faktor psikologis yang diteliti adalah adversity quotient dan self efficacy. Penelitian di lakukan terhadap mahasiswa di UTY dengan responden terdiri dari tiga kelompok yaitu; 1) mahasiswa yang belum pernah mendapatkan matakuliah kewirausahaan, 2) pernah mendapatkan matakuliah kewirausaan, dan 3) mendapatkan matakuliah kewirausahaan serta bergabung dengan Program Pengembangan Kewirausahaan. Responden juga dikelompokkan berdasar keluarga yang berwirausaha dan tidak berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan kewirausahaan berpengaruh terhadap intensi mahasiswa untuk berwirausaha. Hasil pengujian menggunakan perbedaan intensi berwirausaha antara kelompok responden berdasarkan pendidikan formal menghasilkan perbedaan antara mahasiswa yang mendapatkan matakuliah kewirausahaan (baik itu teori, penugasan dosen maupun kelompok PPK) dan yang belum pernah mendapatkan matakuliah. Hasil uji regresi juga menghasilkan angka yang signifikan pengaruh pendidikan dan faktor psikologis adversity quotient dan self-efficacy terhadap intensi mahasiswa untuk berwirausaha. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa memasukkan modal sosial dan kebutuhan untuk berprestasi sebagai variabel prediksi untuk mengetahui intensi untuk berwirausaha.
Keywords
Adversity quotient, intensi berwirausaha, pendidikan kewirausahaan, self efficacy
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Winarto Winarto
Institutions
Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Jalan Hang Tuah No. 8 Medan, 20152
Abstract
Higher education has an important role on educating and motivating students to be entrepreneurs. The research aims to analyze the role of entrepreneurship education, attitude toward entrepreneurship, subjective norm, and perceived behavioral control on entrepreneurship intentions. This research was conducted among students in the Management Department, the Faculty of Economics, the Methodist University of Indonesia. The research used a quantitative descriptive method by using a questionnaire, which has been filled out by the students, employing a purposive sampling technique. The results show that all the examined variables influenced the entrepreneurship intentions among students. Theoretical and practical implications will be explored at the end of the paper.
Keywords
entrepreneurship education, attitude toward entrepreneurship, subjective norm, perceived behavioral control
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Siti Nursyamsiah
Institutions
Universitas Islam Indonesia
Abstract
Kepedulian sosial dan peraturan yang semakin meningkat terhadap lingkungan mengarah kepada banyaknya perusahaan untuk mempertimbangkan isu-isu “green” sebagai sumber utama perubahan strategis. Secara khusus, tren ini memiliki implikasi besar dan kompleks pada inovasi produknya. Sayangnya beberapa studi masih berfokus pada perusahaan besar. Masih ada perdebatan mengenai apakah UMKM mengimplementasi “green innovation” hanya sekedar mematuhi peraturan lingkungan hidup, terutama pada proses produksi atau akan mempengaruhi proses dan produk inovasi dalam usaha kecil dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi hijau pada produk dan proses terhadap keunggulan kompetitif dan keberhasilan produk baru hijau. Dan juga meneliti tentang peran keunggulan kompetititif produk hijau sebagai mediator parsial dalam hubungannya antara inovasi produk/proses hijau terhadap keberhasilan produk baru hijau. Model dengan empat konstruksi di uji dengan menggunakan alat analisis Structural Equation Model (SEM) terhadap sampel 122 pengrajin Batik di Yogyakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi produk dan proses hijau berpengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif produk hijau dan keberhasilan produk hijau, serta keunggulan kompetitif produk hijau memediasi secara parsial hubungan antara inovasi produk hijau dan keberhasilan produk hijau. Kontribusi penelitian ini dapat di gunakan untuk pengembangan strategi pada usaha kecil dan menengah dalam meningkatkan kemampuan inovasi dan keunggulan kompetitifnya.
Keywords
Green product innovation, Green process innovation, Green new product success, Green product competitive advantage
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Sumiati Sumiati
Institutions
Jurusan Manajemen, Universitas Brawijaya Malang
Abstract
Di era globalisasi, semua organisasi bisnis dipaksa untuk menghadapi persaingan yang ketat. Perubahan yang dinamis dari faktor-faktor eksternal seperti permintaan pasar dan kemajuan teknologi seharusnya mendorong organisasi untuk menjadi lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel-variabel yang mempengarui aktivitas inovasi organisasi bisnis. Intensitas Kewirausahaan diintegrasikan ke dalam model bersama dengan faktor lingkungan eksternal dan fleksibilitas strategi sehingga penelitian ini dapat sebut sebagai penelitian yang komprehensif dalam upaya untuk menutup gap penelitian yang terdentifikasi. Seratus tujuh puluh delapan responden telah berpartisipasi dalam penelitian ini dan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang didapat dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling melalui dua langkah analisis: Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan Uji Hipotesis. CFA dengan model orisinil menunjukkan bahwa model yang digunakan kurang tepat, sehingga modifikasi pada model. Hasil penelitian ini menemukan bahwa fleksibilitas strategi secara signifikan dipengaruhi oleh intensitas kompetisi dan turbulensi teknologi. Oleh karena itu, turbulensi pasar ditemukan sebagai anteseden atau faktor pengaruh Intensitas kewirausahaan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan eksternal mampu mendorong organisasi bisnis untuk mnejadi lebih fleksibel dalam mendesain dan menerapkan strateginya dan juga meningkatkan intensitas kewirausahaan para manajer. Mengenai proses dan aktivitas inovasi, fleksibilitas strategis dan intensitas kewirausaahaan terbukti sebagai konsep yang dapat mendorong desain, proses, dan aktivitas inovasi perusahaan. Kesimpulan dan arahan untuk penelitian yang akan datang juga dibahas pada makalah ini.
Keywords
turbulensi teknologi, turbulensi pasar, fleksibiltas strategi, intensitas kewirausahaan, inovasi.
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Fitri Lukiastuti
Institutions
STIE Bank BPD Jateng
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik personal pengusaha (need for achievement, need for cognition dan internal locus of control) terhadap kinerja usaha UKM batik yang dimediasi oleh orientasi wirausaha pada Sentra UKM batik Kota Semarang. Kuesioner yang disusun menggunakan Skala Likert 5 point. Jumlah sampel yang berhasil dikumpulkan dari responden para pemilik/manajer UKM batik sebanyak 31 sampel. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Jalur (Path Analysis) dan pengujian pengaruh mediasi menggunakan uji Sobel test. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa orientasi wirausaha mampu memediasi hubungan antara karakteristik personal pengusaha dengan kinerja usaha UKM batik. Variabel need for achievement, need for cognition dan internal locul of control mempunyai pengaruh langsung dan tidak langsung yang positif dan signifikan terhadap variabel orientasi wirausaha dan kinerja UKM batik. Variabel need for achievement mempunyai pengaruh langsung yang paling dominan terhadap orientasi wirausaha dan kinerja usaha UKM batik.
Keywords
: karakteristik personal pengusaha, need for achievement, need for cognition, internal locus of control, orientasi wirausaha, kinerja usaha UKM batik.
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Nur Laily
Institutions
1) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya.
2)Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor Sumedang.
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh knowledge sharing (berbagi pengetahuan ) terhadap kinerja entrepreneur Batik, pengaruh knowledge sharing terhadap perilaku inovasi dan pengaruh perilaku inovasi terhadap kinerja entrepreneur Batik di Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kausalitas. Populasi dan sampel adalah pelaku UMKM batik di Surabaya sebanyak 62 orang, Kriteria yang dipergunakan adalah: usaha batik, memiliki minimal 3 karyawan., usaha milik perorangan,milik warga Negara Indonesia, usaha berbadan hukum atau belum berbadan hukum,usia usaha diatas 3 tahun. Data yang dipergunakan data primer. Instrument penelitian dengan menggunakan kuesioner dan wawancarabpada wirausaha batik. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dan Sobel tes untuk mengetahui pengaruh tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan knowledge sharing berpengaruh terhadap kinerja entrepreneur Batik. Knowledge sharing berpengaruh terhadap perilaku inovasi. Perilaku Inovasi berpengaruh terhadap kinerja entrepreneur UMKM Batik. Hasil uji Sobel menunjukkan Perilaku inovasi mampu memediasi pengaruh knowledge sharing dan kinerja entrepneur.
Keywords
Knowledge sharing, kinerja entrepreneur, perilaku inovasi, UMKM batik.
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ayu Sulasari
Institutions
Administrasi Niaga
Politeknik Negeri Malang
Jl. Soekarno Hatta no 9 Malang
Abstract
Program pemerintah saat ini menumbuhkan wirausaha di Indonesia mencapai 4% dari total penduduk Indonesia. Politeknik Negeri Malang sebagai institusi pendidikan, juga memiliki kewajiban untuk melahirkan para wirausaha baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi negara. Peda Penelitian ini menguji minat atau keinginan untuk berwirausaha dengan keahlian dan ilmu yang dimilikinya dari perkuliahan. Jenis penelitian ini adalah deskkriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menjelaskan hubungan antara lingkungan, pendidikan kewirausahaan, dan pengalaman berwirausaha mahasiswa terhadap minat berwirausaha. Lokasi penelitian di Politeknik Negeri Malang dengan mengambil sampel mahasiswa dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk tahun 2018. Pengambilan sampel menggunakan sensus sampling, dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 127 mahasiswa. Data yang terkumpul di analalisis menggunakan multiple linier regression analysis. Independent variable penelitian ini adalah lingkungan, pendidikan kewirausahaan, dan pengalaman berwirausaha. Sedangkan dependent variable penelitian ini adalah minat berwirausaha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) secara bersama sama lingkungan, pendidikan kewirausahaan, dan pengalaman berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Sedangkan hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa, 2) ada pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan dengan minat berwirausaha, 3) ada pengaruh positif dan signifikan antara pendidikan kewirausahaan dengan minat berwirausaha, dan 4) ada pengaruh positif dan signifikan antara pengalaman berwirausaha dengan minat berwirausaha. Kesimpulan, minat berwirausaha bagi generasi muda harus di dorong dengan lingkungan yang mendukung. Pendidikan kewirausahaan diberikan dengan menarik, baik kurikulum, ketepatan materi, metode pembelajaran, serta sarana prasarana belajarnya. Sedangkan pengalaman berwirausaha menjadi pemicu munculnya minat mahasiswa untuk berwirausaha.
Keywords
Entrepreneur, Lingkungan, Pendidikan Kewirausahaan, Pengalaman Berwirausaha, Minat Wirausaha.
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Shita Lusi Wardhani
Institutions
(a) STIE YKPN YOGYAKARTA
(b) STIE YKPN YOGYAKARTA
Abstract
Unemployment has been an important issue these days, caused by the contrast inequality of job vacancy and work force. One of the way to solve this problem is becoming an entrepreneur. Even though most labor are yet interested to be an entrepreneur. In order for this solution to work effectively, a good cooperation between the society, educational institute, and government hence the work force would be interested. This study aims to determine and analyze the influence of Entrepreneurial Motivation, Entrepreneurial Creativity, and Self Efficacy on Entrepreneurial Unemployment has been an important issue these days, caused by the contrast inequality of job vacancy and work force. One of the way to solve this problem is becoming an entrepreneur. Even though most labor are yet interested to be an entrepreneur. In order for this solution to work effectively, a good cooperation between the society, educational institute, and government hence the work force would be interested. This study aims to determine and analyze the influence of Entrepreneurial Motivation, Entrepreneurial Creativity, and Self Efficacy on Entrepreneurial Interest among students. The study was conducted in the Yogyakarta Special Region in May 2019. The research sample was a group of active students of state and private tertiary institutions in the Yogyakarta Special Region who were or were already taking entrepreneurship courses in total of 134 respondents. Research data were collected using a questionnaire, analyzed using multiple regression analysis method. Test equipments used in this study were multiple regression analysis, t test, and f test. The results showed that there was a significant positive effect between entrepreneurial motivation (p = 0,002) and self efficacy on entrepreneurial interest among students (p = 0,000). While entrepreneurial creativity does not significantly influence the interest in entrepreneurship among students (p = 0,113). Simultaneously there is a significant positive effect between entrepreneurial motivation, entrepreneurial creativity, and self-efficacy towards entrepreneurial interest among students (p = 0,000).
Keywords
Entrepreneurial Motivation, Entrepreneurial Creativity, Self Efficacy, Entrepreneurial Interest
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Xaveria Indri Prasasyaningsih
Institutions
Universitas Kristen Duta Wacana
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pemahaman, kesadaran, dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pemilik usaha mikro, kecil dan menengah. Penelitian ini melakukan survei terhadap pemilik UMKM di Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota Yogyakarta sebagai Kota Pelajar dan Kota Pariwisata memiliki banyak UMKM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu Direktorat Jenderal (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam memperbaiki kebijakannya yang berhubungan dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak pemilik UMKM di DIY, khususnya Kota Yogyakarta. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 100 pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Yogyakarta. Menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pemahaman, kesadaran, dan sosialisasi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Keywords
pemahaman perpajakan, kesadaran perpajakan, sosialisasi perpajakan, UMKM, kepatuhan wajib pajak UMKM
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ignatius Soni Kurniawan
Institutions
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Abstract
This objective of the research was to examine impact of entrepreneurial knowledge and business practices to entrepreneurship motivation. The sample used was Students of Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Yogyakarta. The sampling was conducted by applying a non-probability method with a convenience technique. The questionnaires processed were 288 in number, which were obtained from online survey. The data collected were then analyzed by using a multiple regression analysis technique and two independent sample t-test. The result of the research proved that the family-s background, entrepreneurial character, and business practices have a positive effect on entrepreneurship motivation. There are differences in entrepreneurial motivation of students who have received and have not yet received knowledge about entrepreneurship and business practices.
Keywords
entrepreneurial knowledge, business practices, entrepreneurship motivation
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Fadma Yulianti
Institutions
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIE Indonesia) Banjarmasin
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, potensi dan peluang pengembangan usaha, dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha kerajinan tanggui berbasis potensi lokal untuk meningkatkan keberhasilan usaha kerajinan tanggui di kelurahan Alalak kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif analisis, yang merupakan suatu metode penelitian untuk memperoleh gambaran mengenai situasi dan keadaan dengan cara memaparkan data yang diperoleh sebagaimana adanya yang kemudian melalui berbagai analisis dibuat beberapa kesimpulan. Aanalisis data dengan menggunakan matriks IFE (Internal Factors Evaluation Matrix) dan EFE (External Factors Evaluation Matrix) yang mengacu kepada pemaparan Hunger & Wheelen (2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi/peluang yang ada pada kerajinan tanggui di kelurahan Alalak Selatan kota Banjarmasin dapat terlihat dari hasil IFE dengan nilai 3,20 dan EFE dengan nilai 3,10, sehingga pengrajin tanggui ini masuk dalam sel I yang berarti berada pada posisi bertumbuh dan membangun. Berdasarkan tahap masukan dan pencocokan, menetapkan tiga alternatif strategi pengembangan usaha yakni: 1). Penetrasi pasar; 2). Pengembangan/perluasan pasar; dan 3). Pengembangan produk. Sedangkan pada tahap 2 (Matching Stage) yang menggunakan matriks internal-external, selannjutnya pada tahap pengambilan keputusan (decission stage) dengan menggunakan matriks QSPM, maka dari ketiga alternatif strategi yang telah dipilih, mendapatkan nilai Pengembangan Produk memiliki Total Attractive Score (TAS) yang paling tinggi, yakni sebesar 7,25. Sehingga strategi inilah yang direkomendasikan dalam upaya pengembangan usaha kerajinan tanggui di Kelurahan Alalak Selatan Kota Banjarmasin.
Keywords
pengembangan, kewirausahaan, dan kerajinan tanggui
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Rico Saktiawan Jang Jaya
Institutions
a) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Alma Ata
*rico.saktiawan[at]gmail.com
b) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model bisnis dari Asuna Store menggunakan kanvas model bisnis. Fenomena game online saat ini telah menjamur di Indonesia. Fenomena inilah yang menjadi pemicu para pengusaha untuk membuka bisnis game online. Peluang bisnis game online ini mampu ditangkap oleh Asuna Store. Asuna Store adalah Toko Game Online yang beroperasi di Yogyakarta sejak tahun 2017. Jasa yang ditawarkan oleh Asuna Store adalah penjualan item dalam game, jasa joki rank, dan turnamen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Objek studi kasus dalam penelitian ini adalah Asuna store. Data primer didapatkan melalui wawancara mendalam. Cara termudah untuk mengetahui model bisnis adalah dengan menggunakan kanvas model bisnis. Penggunaan kanvas bisnis model akan memudahkan untuk melihat bagaimana replika dari bisnis Asuna Store. Nilai yang ditawarkan Asuna Store adalah memberikan pelayanan yang ramah, respon yang cepat, dan harga yang stabil serta bersaing demi kenyamanan konsumen dalam memesan jasa Asuna Store. Asuna Store merupakan toko game online sehingga tidak memerlukan toko fisik. Penggunaan media informasi online seperti Instagram, Snapgram, dan Line Official sangat membantu dalam operasional bisnis Asuna Store.
Keywords
Kanvas Model Bisnis, Game Online, Toko Game Online
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Indrayani Nur
Institutions
Universitas Bosowa Makassar
Abstract
Abstrak Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui dampak pengembangan kawasan agrowisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa Pao dan kendala apa saja yang dihadapi dalam pengembangan kawasan agrowisata tersebut. Artikel ini disajikan secara deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara langsung dengan pemerintah desa, pengelola wisata desa dan masyarakat tani desa Pao. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan kawasan agrowisata belum dilakukan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki desa Pao, baik di bidang pengolahan hasil pertanian maupun di bidang kepawiriwisataan. Pengolahan hasil pertanian seperti tomat, ubi ungu, wortel dan kentang menjadi oleh-oleh bagi wisatawan belum maksimal, baik dari sisi produk, kemasan maupun pemasarannya. Sementara dari sisi kepariwisataannya saat ini desa Pao masih berbenah menuju tercaainya visi sebagai desa wisata.
Keywords
Agrowisata, Hasil Pertanian
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Corresponding Author
Ananda Sabil Hussein
Institutions
Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Brawijaya Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung dari learning orientation dan inovasi terhadap kinerja UKM sector ekonomi kreatif di Malang raya. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran mediasi inovasi pada pengaruh learning orientation terhadap kinerja. Dua ratu lima puluh responden berpartisipasi pada penelitian ini. Survey dengan menggunakan kuesioner digunakan pada penelitian ini untuk mengumpulkan data. Data dianalisi dengan menggunakan metode Partial least Squares (PLS) menggunakan smartPLS 3.2.8. Hasil analisis menunjukkan bahwa learning orientation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Sedangkan inovasi, hanya exploitative innovation yang berpengaruh terhadap kinerja. Untuk pengarug mediasi, hanya exploitaive innovation yang memediasi pengaruh dari learning orientation terhadap kinerja. Setelah selesainya penelitian ini, maka baik kontribusi teoritis maupun praktis diberikan oleh penelitian ini.
Keywords
learning orientation, exploitative innovation, exploratory innovation, kinerja, ekonomi kreatif
Topic
Kewirausahaan Dan Inovasi Bisnis
Page 1 (data 1 to 30 of 45) | Displayed ini 30 data/page
Featured Events
Embed Logo
If your conference is listed in our system, please put our logo somewhere in your website. Simply copy-paste the HTML code below to your website (ask your web admin):
<a target="_blank" href="https://ifory.id"><img src="https://ifory.id/ifory.png" title="Ifory - Indonesia Conference Directory" width="150" height="" border="0"></a>Site Stats